Info Terkini

Keraton Yogya Gelar Wisuda Abdi Dalem dan Sugengan Ulang Tahun Sultan

1093 | Senin, 22 Januari 2018 admin GKR Mangkubumi menyerahkan serat kekancingan kepada Abdi Dalem yang diwisuda

GKR Mangkubumi menyerahkan serat kekancingan kepada Abdi Dalem yang diwisuda

Wisuda bagi Abdi Dalem digelar pada Rabu (17/1) atau 29 Bakda Mulud pukul 10.00 WIB, bertepatan dengan ulang tahun Sultan dalam tahun Jawa. Bertempat di Kagungan Dalem Bangsal Kasatriyan, sebanyak 252 Abdi Dalem yang terdiri dari 171 Abdi Dalem Reh Punokawan dan 81 Abdi Dalem Reh Keprajan menjalani wisuda. Setiap tahunnya, Keraton Yogyakarta menggelar dua kali wisuda kenaikan pangkat bagi para Abdi Dalem, yakni pada bulan Bakda Mulud dan Sawal.

Abdi Dalem yang diwisuda menerima serat kekancingan yang merupakan sertifikat resmi dari keraton berisi pernyataan kenaikan pangkat atau pemberian kedudukan. Serat kekancingan untuk Abdi Dalem Punakawan diserahkan oleh GKR Mangkubumi, sedang untuk Abdi Dalem Keprajan diserahkan oleh GKR Bendara. Sebelum acara berakhir, GKR Condrokirono, selaku Penghageng Kawedanan Hageng Panitraputra, membacakan pesan dari Sultan untuk seluruh Abdi Dalem yang diwisuda.

Pesan tersebut berisi petuah agar Abdi Dalem senantiasa menjaga keluhuran keraton, menjaga Asma Paring Dalem, dan menjadi teladan bagi masyarakat. “Jaga keluhuran keraton, keluhuran Abdi Dalem, Keraton Dalem, kanthi tumindak leres, ngastiti, lan ngati-ati”, ucap GKR Condrokirono. Abdi Dalem juga diharapkan dapat mengamalkan watak ksatria yakni sawiji, greged, sengguh, dan ora mingkuh dalam menjalankan tugas sehari-hari. Prosesi kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Mas Wedana Ngabdul Djuwari dari Kanca Kaji.

Pagi hari sebelum pelaksanaan wisuda, digelar Sugengan di Tratag Bangsal Kencana. Nyi KRT Hamong Tejonegoro menjelaskan bahwa dalam prosesi tersebut terdapat 74 tumpeng yang melambangkan usia Sultan dalam tahun Jawa. “Bentuk tumpeng yang mengerucut juga melambangkan sikap menyembah atau berserah diri kepada Allah”, tambah beliau. Seusai doa bersama, tumpeng-tumpeng tersebut selanjutnya dibagikan ke seluruh tepas dan lingkup internal.



TATA PEMERINTAHAN