Info Terkini

Lurugan Bala Raseksi: Partisipasi Keraton Yogyakarta dalam International Mask Festival 2021

929 | Rabu, 16 Juni 2021 admin

KHP Kridhomardowo Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat pada tahun ini ikut menyemarakkan gelaran International Mask Festival (IMF) 2021 dengan menampilkan “Lurugan Bala Raseksi”. International Mask Festival 2021 diselenggarakan secara daring dan luring, serta menampilkan berbagai seniman yang mengeksplorasi topeng dengan skala internasional.

“Kami, dari Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, berterima kasih dan sangat berbahagia karena tahun ini dapat berpartisipasi dalam International Mask Festival. Pada festival kali ini kami menampilkan karya terbaru berjudul Lurugan Bala Raseksi. Semoga karya ini bisa ikut memperkaya keramaian dan keindahan International Mask Festival 2021,” ungkap KPH Notonegoro, Penghageng KHP Kridhomardowo.


Mengusung tema Panji Road to Jalan Rempah, IMF 2021 yang digelar pada 11-12 Juni 2021 di Ndalem Purwohamidjayan (kawasan Karaton Kasunanan Surakarta). Festival ini juga bersinergi dengan para seniman dari berbagai daerah, antara lain Yogyakarta, Surakarta, dan Malang, termasuk dengan Keraton Yogyakarta. Masih dalam situasi pandemi, IMF 2021 digelar secara hibrida (kombinasi pertunjukan langsung di Surakarta dengan pertunjukan daring dari partisipan festival di luar Surakarta). Sehingga, IMF 2021 dapat dinikmati berbagai kalangan masyarakat dari seluruh penjuru dunia melalui kanal Youtube SIPA Festival.

Lurugan Bala Raseksi tayang secara daring pada hari Jumat (11/06) pukul 18.30 WIB. Pagelaran ini sebelumnya telah direkam pada (31/05) lalu di Kagungan Dalem Bangsal Srimanganti. Adapun Lurugan Bala Raseksi merupakan pethilan (cuplikan) dari pergelaran Wayang Wong lakon Pandawa Mahabhiseka. Pertunjukan ini juga telah digelar secara daring melalui kanal Youtube Kraton Jogja pada (13/03) lalu di Kagungan Dalem Bangsal Srimanganti dalam rangka peringatan Tingalan Jumenengan Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X. Lurugan Bala Raseksi mengisahkan para wadya bala (prajurit) seorang raja raksasa perempuan (raseksi), Ratu Sukmengkoro, dalam bersiap menghadapi peperangan.


TATA PEMERINTAHAN